Spiga

Tampilkan postingan dengan label Beauty. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beauty. Tampilkan semua postingan

Kulit Tangan dan Kuku Tak Kering Lagi

Kulit tangan serta kuku mudah kering karena kerap terkena bahan kimia seperti sabun cat kuku dan sebagainya. Perubahan udara, dari panas ke ruan ber AC atau sebaliknya yang bisa menambah kering kulit tangan dan kuku.
Cobalah untuk merawatnya di malam hari. Sebelum tidur cuci bersih tangan dan kuku dengan air hangat dan sabun lembut.
Sikat perlahan kulit tangan dan kuku Anda. Sesudahnya rendam dengan air hangat yang dicampur sedikit minyak zaitun/minyak baby oil selama 3-5 menit. Keringkan tangan lalu gunakan pelembab sambil melakukan pemijatan pada tangan dan kuku. Gunakan pelembab lagi dan gunakan sarung tangan ketika tidur. Esok harinya, niscaya tangan akan tersa lembut dan kuku pun mengkilap.

Kecil Tapi Berfungsi Besar

Bentuknya memang kecil, keberadaannya pun sering dianggap remeh. Namun menyimpan Cotton bud yang kecil dalam tas rias Anda sangatlah penting. Untuk mengatasi "kecelakaan" saat mengoreksi riasan, Cotton bud merupakan penolong yang berguna. Celupkan cotton bud dalam cairan penghapus make up untuk merapikan garis eyeliner yang sulit dicapai dengan kapas. Anda juga dapat merapikan lipstik yang keluar dari garis bibir dengan cotton bud sebelum Anda merapikan pinggirannya dengan bedak padat. Kegunaan lainnya adalah untuk membuat lipstik tahan sepanjang hari. Cara ini bahkan lebih jitu dibanding membuat garis bibir dengan lipliner. Celupkan cotton bud dalam bedak tabur lalu oleskan pada seputar bibir. Ini akan menjadi penghalang dan menjaga lipstik tetap pada tempatnya. (Lisa Magazine)

Terapi Ear Candle

Terapi ear candle sebenarnya berasal dari terapi tradisional suku Indian kuno di Amerika Selatan. Kemudian, terapi ini dikembangkan dan meluas penggunaannya ke seluruh dunia. Jika dulu dikenal sebagai pengobatan alternatif untuk berbagai penyakit yang berhubungan dengan THT atau telinga, hidung dan tenggorokan. Namun terapi ear candle kini juga sudah dikembangkan untuk kecantikan. Dari jerawat, penyeimbang hormon hingga menenangkan suasana hati. Terapi ini sudah tidak asing lagi didengar dikawula ibu-ibu dan anak-anak muda.
Terapi ear candle ini biasanya menggunakan lilin tetapi belakangan ini banyak salon-salon atau klinik-klinik yang menggunakan bahan kertas yang mempunyai banyak aroma terapi sesuai dengan fungsi dan kegunaan ataupun kesukaan masing-masing. Ada aroma terapi khusus yang memberikan kenyamanan atau relaksasi. Ada juga yang aromanya dapat membantu menghilangkan stres dan lainnya. Bentuk daripada lilin ataupun kertas ini seperti sedotan minuman akrena tengahnya berlubang dengan diameter sekitar 1,5 cm dan panjangnya kira-kira 20 cm. Sebelum membakar lilinnya, umumnya terapis akan terlebih dahulu melakukan pijatan kecil di daerah sekitar telinga. Tujuannya untuk membantu memperlancar aliran darah. Terapi ear candle sama sekali tidak merusak gendang telinga karena dia tidak sampai menyentuh gendang telinga. Ukuran lilin disesuaikan dengan ukuran telinga Anda. Bahkan anak kecil pun sangat aman untuk melakukan terapi ear candle ini.